MATERI FUNGSI BAHASA C

MATERI FUNGSI

Sebelum masuk ke program yang menggunkan fungsi dan prosedur, ada baiknya terlebih dahulu kita mengenali atau memahami materi tentang fungsi dan prosedur. Dalam pemrograman Bahasa C program merupakan kupulan dari fungsi-fungsi baik yang didefinisikan langsung dalam program maupun yang disimpan di dalam file header. Sebelumnya juga ada sebuah fungsi yang pasti digunakan di dalam Bahasa C yaitu fungsi main. Fungsi main ini harus ada di setiap program dalam Bahasa C karena fungsi inilah yang akan dijalankan oleh compiler.
Fungsi merupakan blok dari kode program yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus. Sebuah fungsi berisi sejumlah pernyataan yang dikemas dalam sebuah nama. Nantinya, nama ini yang akan dipanggil dalam fungsi main. Tujuan pembuatan fungsi adalah sebagai berikut:
      1.      Memudahkan dalam mengembangkan program.
      2.      Menghemat ukuran program.
      3.      Program menjadi lebih terstruktur.
      4.      Dapat mengurangi pengulangan kode.
Yang harus dipahami, sebuah fungsi harus mempunyai satu nilai balik (return value) oleh karena itu fungsi harus mempunyai data. Bentuk umum fungsi adalah sebagai berikut:
tipe_data nama_fungsi (parameter){
      badan fungsi
      return nilai_return
}
Di dalam pemrograman C ada dua macam fungsi, yaitu:
      1.      User-defined function adalah fungsi-fungsi yang didefinisikan sendiri oleh seorang programmer.
      2.      Built-in function adalah fungsi-fungsi siap pakai atau yang telah disediakan oleh compiler.
Fungsi ini juga bisa dibedakan berdasarkan nilai balik, yaitu:
      1.      Fungsi tanpa nilai balik (Prosedur)
      2.      Fungsi dengan nilai balik

FUNGSI TANPA NILAI BALIK (PROSEDUR)
            Pemrograman Bahasa C tidak mengenal istilah prosedur seperti yang dipelajari di algoritma. Lalu bagaimana kalua seorang programmer ingin membuat sebuah fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai? Fungsi seperti ini dalam pemrograman Bahasa C dikenal dengan fungsi yang bertipe void. Berarti dalam hal ini fungsi tersebut tidakn memiliki nilai balik. Bentuk umum dari fungsi ini adalah sebagai berikut:
void nama_fungsi (parameter1, parameter2);
void nama_fungsi (parameter1, parameter2){
            badan_fungsi
}
main(){
            //pemanggilan fungsi
            nama_fungsi  (nilai_parameter1, nilai_parameter2);
            return 0;
}
            Parameter pada fungsi ini bukanlah suatu harga mati maksudnya fungsi void ini tidak harus selalu menggunakan parameter. Tetapi alagkah baiknya apabila dalam pembuatan dan pemanggilan sebuah fungsi disertai dengan parameternya agar memperjelas variabel yang akan diolah di dalam fungsi tersebut.  

FUNGSI DENGAN NILAI BALIK
Berbeda dengan fungsi yang bertipe void, fungsi ini berguna untuk melakukan suatu proses yang dapat mengembalikan suatu nilai. Dalam membuat fungsi ini kita perlu untuk memilih tipe data yang akan menjadi tipe data untuk nilai balik dari fungsi yang dibuat. Bentuk umum fungsi tersebut adalah sebagai berikut:
tipe_data nama_fungsi (parameter1, parameter2);
tipe_data nama_fungsi (parameter1, parameter2){
            badan_fungsi
            return nilai_yang dikembalikan;
}
main(){
            //pemanggilan fungsi
            nama_fungsi (nilai_parameter1, nilai_parameter2);
            return 0;
}

Kali ini sekian materi fungsi dari saya, mohon maaf jika ada yang kurang jelas dan materi yang masih kurang lengkap. Karena disini kita sama-sama belajar jadi kritik dan saran sangat saya butuhkan untuk mengembangkan blog ini. Sekian dan terima kasih JJJ



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMAHAMI KERNEL LINUX DAN PRAKTEKNYA

PERINTAH TERMINAL DI LINUX UBUNTU

PEMROGRAMAN BAHASA C